Tentang DASPR

Division for Applied Social Psychology Research (DASPR) adalah grup para scholar-activists yang tergerak untuk membantu menyelesaikan masalah sosial, terutama pada konflik antar-kelompok, isu-isu kemanusian, dan kekerasan ekstrim.

DASPR sebagai pusat riset yang berusaha membantu masyarakat memecahkan masalah-masalah sosial yang akan berkembang sesuai dengan perkembangan zaman dan dinamika kehidupan masyarakat itu sendiri.

Sejarah

Visi Misi

Visi

  • Menjadi grup para ilmuan sosial yang peduli dengan isu-isu kemanusiaan
  • Menjadi sumber data pada pemetaan isu-isu sosial, seperti konflik sosial dan hubungan antar-kelompok
  • Menjadi acuan dalam kegiatan-kegiatan yang menggunakan pendekatan non-violence atau pendekatan humanistik

Misi

  • Mendidik dan membangun aktivitas riset yang sensitif pada isu-isu sosial dan kemanusiaan
  • Menciptakan aktivitas riset dan pengembangan keilmuan yang peduli dengan pengembangan dan pemberdayaan masyarakat
  • Terlibat di dalam organisasi kemasyarakatan yang aktif mendiskusikan berbagai cara untuk mengurangi kekerasan antar-kelompok

Tujuan

  1. Memahami alasan mendasar dibalik munculnya masalah-masalah sosial yang ada
  2. Memperoleh penyelesaian masalah dengan cara damai
  3. Mampu memberikan rekomendasi acuan dalam menentukan kebijakan dan strategi yang tidak memicu konflik

Fungsi

  1. Menjadi wadah kegiatan penelitian yang memiliki keseriusan dalam memahami masalah-masalah sosial
  2. Menjadi wadah kegiatan yang aktif terlibat dalam menyelesaikan masalah kekerasan dan konflik di Indonesia, dan wilayah sekitar
  3. Menjadi tempat bagi mahasiswa yang ingin terlibat langsung melakukan penelitian yang berkenaan dengan kekerasan, perdamaian, dan resolusi konflik
  4. Memfasilitasi ruang kerja/visiting fellow (mahasiswa, peneliti, post-doct) dan dosen tamu yang ingin terlibat penelitian terkait isu-isu sosial dan kemasyarakatan.

Penelitian

DASPR melakukan penelitian yang berfokus pada tema –tema di bawah ini:

  1. Radikalisme dan kontra ekstremisme kekerasan
  2. Peran wanita dalam kontra ekstrimisme kekerasan
  3. Proyek rehumanisasi
  4. Stigma sosial
  5. Wacana politik, media berita dan identitas
  6. Prasangka dan meta prasangka
    1.  

Tim Kami

Direktur

Dr. Phil. Idhamsyah Eka Putra

Direktur

Research Interest:

  • Social Representations
  • Prejudice
  • Terrorism
  • Intergroup relations
  • Social Exclusions
  • Peace & Conflict
  • Applied Social Psychology

Email:

  • idhamsyah.eka@ui.ac.id
  • idhamsyah.ekaputra@gmail.com

Google Scholars: Idhamsyah

Dr. Phil. Idhamsyah Eka Putra adalah Dosen Program Pascasarjana Psikologi di Universitas Persada Indonesia dan Direktur Divisi Penelitian Psikologi Sosial Terapan (DASPR). Dia baru-baru ini ditunjuk sebagai rekan peneliti (kehormatan) untuk Pusat Penyelesaian Konflik yang Tidak Dapat Diambil (CRIC), Universitas Oxford. Ia memperoleh gelar Magister Psikologi dari Universitas Indonesia (2007) dan Doktor dengan perbedaan dalam Psikologi Sosial dari Johannes Kepler University of Linz, Austria (2015). Minat penelitiannya adalah psikologi sosial, khususnya prasangka, ekstremisme (Islam) kekerasan, fundamentalisme agama, hubungan antarkelompok dan antaragama, stigma sosial, pengucilan sosial, dan konflik antarkelompok. Ia adalah penerima Penghargaan Sarlito W. Sarwono (2017) yang diberikan kepada para sarjana Indonesia yang aktif terlibat dalam penelitian psikologis dan penyebarannya di Indonesia, oleh Konsorsium Psikologi Ilmiah Nusantara (Konsorsium Ilmu Psikologi Nusantara).

Idhamsyah Eka Putra’ research interests are concerned to understand intergroup conflicts and the development of intergroup tolerance. He has introduced a new term that is called as meta-prejudice. This is about how thinking or believing of others are (negatively) thinking. This mechanism of thinking has shown to play a key role in influencing perceptions and behavior. His current research work focuses on the relationship between Islamic fundamentalism and terrorism, meta-prejudice and prejudice expression, victim blaming, and extreme social exclusions.

Journal

  • Hudiana, J., & Putra, I. E. (2019). Can the activation of analytic cognitive style determines endorsement of secular belief. Journal of Pacific Rim Psychology. https://doi.org/10.1017/prp.2019.23
  • Putra, I. E., Wagner, W., Holtz, P., & Rufaedah, A. (2019, In Press). Identity, representations, religion and apologizing for past wrongdoings: Muslim discourse about Indonesia’s 1965-66 massacres of communists. Journal of Community and Applied Social Psychology. https://doi.org/10.1002/casp.2419 (Scopus Q1/Q2)
  • Yustisia, W., Putra, I. E., Rufaedah, A., Whitehouse, A., & Kavanagh, C. (2019, In Press). The Role of religious fundamentalism and tightness-looseness in promoting collective narcissism and extreme group behavior . Journal of Psychology of Religion and Spirituality. http://dx.doi.org/10.1037/rel0000269 (APA Journal under division 36, Scopus Q1)
  • Mirra, N. M., & Putra, I. E. (2019). Stories from Jihadists: Relational network, muslim identity, and the call for Jihad . Peace and Conflict: Journal of Peace Psychology. 25, 111-121. http://dx.doi.org/10.1037/pac0000371 (APA Journal under division 48, Scopus Q1/Q2)
  • Magrie, M. F, Putra, I. E., Rufaedah, A. (2018, Forthcoming). Empowerment program for spouses of convicted terrorists in Indonesia. Journal for Deradicalization.
  • Putra, I. E., Arimbi, R. S., Erikha, F., & Rufaedah, A. (2018). Increasing integrative complexity on convicted terrorists in Indonesia. Journal of Social Psychology and Society, 9, 35-45. 
  • Putra, I. E., & Sukabdi, Z. (2018, In Press). Is there peace within Islamic fundamentalists? When Islamic fundamentalism moderates the effect of meta-belief of friendship on positive perceptions and trust toward outgroup. Kasetsart Journal of Social Scinces. 
  • Putra, I. E., Holtz, P., Pitaloka, A., Kronberger, N., & Arbiyah, N. (2018). Positive essentialization reduces prejudice: Reminding participants of a positive human nature alleviates the stigma of Indonesian communist party (PKI) descent. Journal of Social and Political Psychology, 06, 291-314. 
  • Putra, I. E., Holtz, P., & Rufaedah, A. (2018). Who is to blame, the victims or the perpetrators? A study to understand a series of violence targeting accused heretic group. Psychology of Religion and Spirituality, 10, 166-173. (APA journal under division 36)
  • Rufaedah, A., & Putra, I. E. (2018). Coping with stigma and social exclusion of Indonesian terror-convicts’ wives. The Qualitative Reports, 23, 1334-1346. 
  • Putra, I. E., & Wagner, W. (2017). Prejudice in interreligious context: The role of metaprejudice and majority–minority status. Journal of Community and Applied Social Psychology, 27, 226-239. 
  • Putra, I. E. (2016). Representations and discourse about religion and Chinese descendants in 2012 Jakarta’s election. The Qualitative Reports, 21, 1799-1816.
  • Putra, I. E. (2016). Taking seriously ingroup self-evaluation, meta-prejudice, and prejudice in analyzing interreligious relations. The Spanish Journal of Psychology, 19, 1-9. 
  • Putra, I. E., Mashuri, A., & Zaduqisti, E. (2015). Demonising the victim: Seeking the answer for how a group as the violent victim is blamed. Psychology and Developing Societies, 27, 31-57. 
  • Putra, I. E. (2014). The role of ingroup and outgroup meta-prejudice in predicting prejudice and identity undermining. Peace and Conflict: Journal of Peace Psychology, 20, 574-579. (APA Journal under division 48)
  • Putra., I. E., & Sukabdi, Z., A. (2014). Can Islamic fundamentalism relate to non-violent support? The role of certain conditions in moderating the effect of Islamic fundamentalism on supporting acts of terrorism. Peace and Conflict: Journal of Peace Psychology, 20, 583-589. (APA Journal under division 48)
  • Putra, I.E., & Sukabdi, Z. A. (2013). Basic concepts and reasons behind the emergence of religious terror activities in Indonesia: An inside view. Asian Journal of Social Psychology, 16 (02), 83-91.

[Indonesia]

  • Rufaedah, A., Sarwono, S. W., & Putra, I. E. (2017). Pemaknaan istri napi teror terhadap tindakan suami. Jurnal Psikologi Ulayat. 04, 11-28.
  • Putra, I. E., & Juneman (2012). Peran pandangan dunia orang Indonesia bagian barat dalam meramalkan prasangka terhadap orang Papua. Manasa, 1 (1), 118-132. 
  • Putra, I. E., Satriyanto, T., & Meinarno, E. A. (2011). Ingatan sejarah dan figur pemimpin pada pribumi ‘Jawa’ dan non-pribumi ‘Tionghoa’. Jurnal Ilmiah Psikologi, 5 (1), pp. 1-14.
  • Markum, M. E., Putra, I. E., & Primaldhi, A. (2010). Perilaku memutilasi di Indonesia. Jurnal Insan Media Psikologi, 12, 31-40.
  • Putra, I. E., & Rufaidah, A. (2010). Mencari akar munculnya terorisme Islam di Indonesia. Jurnal Ilmiah Psikologi, 4 (1), 86-95. 
  • Putra, I. E., & Wongkaren, Z. A. (2010). Konstruksi skala fundamentalisme Islam di Indonesia. Psikobuana, 1 (3), 151-161.
  • Putra, I. E. (2009). Memahami kemunculan intoleransi di dalam umat beragama: Studi orientasi keberagamaan, fundamentalisme agama, orientasi dominansi sosial, dan orientasi politik. Jurnal Psikologi Sosial, 15 (2), 115-128.
  • Putra, I. E., Wardhani, C., & Muwardani, R. (2009). Representasi sosial tentang pemimpin antara dua kelompok usia dan situasi sosial yang berbeda di Jakarta dan Palembang. Jurnal Psikologi UNDIP, 5 (2), 92-118.
  • Putra, I. E., & Marina, L. (2008). Konstruksi Sosial dan Pendekatannya dalam Psikologi. Jurnal Psikologi Sosial, 14 (3), 263-272.
  • Satriyanto, T., & Putra, I. E. (2008). Perilaku belajar sosial manusia gerobak. Jurnal Psikologi Sosial, 14 (2). 113-124.
  • Putra, I. E. (2007). Manusia dalam Bentangan Pemikiran Psikologi Evolusi Sosial. Jurnal Psikologi Sosial, 13 (2), 183-190.

Books & Chapters

  • Malik, I., Putera, V. S., & Putra, I. E. (2018). Traditional leaders in the reconciliation of Muslim-Christian conflicts in Moluccas. In A. Campbell (Ed.), Global leadership initiatives for conflict resolution and peacebuilding (pp. 235-248). IGI Global.
  • Putra, I. E. (2017). A social psychological perspective on terrorism and prejudice: The case of Indonesia: Saarbrücken: SVH-Verlag.
  • Putra, I. E., Danamasi, D. O., Rufaedah, A., Arimbi, R. S., & Priyanto, S. (2017). Tackling Islamic terrorism and radicalism in Indonesia by increasing the sense of humanity & friendship. In B. Cook (Ed.), Examining global peacemaking in the digital age (pp. 94-114). IGI Global.
  • Putra, I. E., & Rufaedah, A. (2017). Recognition, apology, and restoration of Indonesians’ past maltreatments of people labeled as communists. In B. Cook (Ed.), Examining global peacemaking in the digital age (pp. 243-255). IGI Global.
  • Erikha, F., Putra, I. E., & Sarwono, S. W. (2016). ISIS Discourse in Radical Islamic Online News Media in Indonesia: Supporter or Opponent. In M. Khader, L. S. Neo, G. Ong, & E. T. Mingyi (eds). Combating violent extremism and radicalization in the digital era (pp. 71-91). IGI global.
  • Putra, I. E., Halida, R., & Satriyanto, T. (2013). Prasangka etnis dan Bhinneka Tunggal Ika: Kajian awal psikologi sosial tentang etnis Tionghoa di Indonesia. In J. L. Jaafar & Y. Mahamood, Z. Ishak (Eds). Menongkah arus globalisasi: Isu-isu psikologi di Malaysia dan Indonesia. Kuala Lumpur: University of Malaya.
  • Rufaedah, A., & Putra, I. E. (2013). Ranah-ranah kebahagiaan orang Jawa dan relasinya terhadap kepuasan hidup. In J. L. Jaafar & Y. Mahamood, Z. Ishak (Eds). Menongkah arus globalisasi: Isu-isu psikologi di Malaysia dan Indonesia. Kuala Lumpur: University of Malaya.
  • Putra, I. E., & Primaldhi, A. (2011). Causes, conceptions, and reasons of action of religious terrorist group members in Indonesia. In P. Singh, P. Bain, C.-H. Leong, G. Misra, & Y. Ohtsubo (Eds.), Individual, group, and cultural processes in changing societies (pp. 23-42). New Delhi: Macmillan.

[Indonesia]

  • Putra, I. E. (2017). Terorisme: Masalah sosial dan masalah hidup. In I. W. Pratiwi, S. Rachmawati, & D. N. Puspitasari (Eds), Psychology for daily life. Jakarta: Rajawali Press.
  • Putra, I. E., & Pitaloka, A. (2012). Psikologi prasangka: Sebab, dampak, dan solusi. Jakarta: Ghalia Indonesia. 
  • Putra, I. E. (2009). Pengambilan Keputusan. In Sarlito W. Sarwono & Eko A. Meinarno (eds). Psikologi Sosial. Jakarta: Salemba 4.
  • Muluk, H., Rahardjo, D. S., Wardhani, C., Halida, R., Syam, H., & Putra, I. E. (2009). Budaya keselamatan dan industri beresiko tinggi. Jakarta: Komunitas Bambu. 

Non Academic Publication

  • Putra, I. E. (2011). Api di Nusantara [Fire in Nusantara]. Jakarta: Insos Books.

 

Forthcoming

  • Erikha, F., Putra, I. E. Putera, V. S., & Rufaedah, A. (2018). Terrorism and counter-terrorism in Indonesia: An overview through the lens of social psychology perspective. Manuscript submitted for book chapter.
  • Putra, I. E., Rufaedah, A., Arimbi, R. S., & Sulastri, T. Countering anti-vaccines supports: An investigation of why Muslims are so vulnerable and how critical argument can help to tackle the problems. Manuscript submitted for publication (under review, Journal of Pacific Rim Psychology) 
  • Hudiana, J., & Putra, I. E. (2018). Undivine cognition: The activation of analytic cognitive style determines endorsement of secular belief. Manuscript submitted for publication (under review, Journal of Pacific Rim Psychology).
  • Putra, I. E., Wagner, W., Rufaedah, A., Arimbi, R. S., & Magrie, M. F. (2018). Justifying riots: How participants represent rallies that escalated into violence. (under review, Journal of Social and Political Psychology).
  • Yustisia, W., Putra, I. E., Rufaedah, A., Whitehouse, A., & Kavanagh, C. (2018). The Role of religious fundamentalism and tightness-looseness in promoting collective narcissism and extreme group behavior. Manuscript submitted for publication (under review, Journal of Psychology of Religion and Spirituality)
  • Putra, I. E., Wagner, W., Holtz, P., & Rufaedah, A. (2018). ‘No apologize needed for Indonesia 65 massacres’: Communism discourse in Indonesian Muslim context. Manuscrip submitted for publication (under review, Journal of Community and Applied Social Psychology).
  • El Hafiz, S., Trihandayani, D., Rozil, F., & Putra, I. E. (2017). Virtue as Emotional Buffer in Moral Judgment Facing Moral Dilemma. Manuscript submitted for publication (under review, Asian Journal of Social Psychology).

Dr. Phil. Idhamsyah Eka Putra

Direktur

Deputi Direktur

Dr. Fajar Erikha, S.Psi., M.Hum.,

Deputi Direktur

Minat Riset:

  • Psikologi terorisme
  • Bahasa dan psikologi sosial
  • Psikologi sosial nama
  • Sosio-onomastik (Sosiolinguistik nama)
  • Lanskap linguistik

Portal Jejaring Sosial Akademia:

Email:

fajarerikha@daspr.org

Fajar Erikha adalah Deputi Direktur, Peneliti Senior dan Program, serta salah satu pendiri Division for Applied Social Psychology Research (DASPR). Sejak 2011, Fajar mulai terlibat ke dalam tim riset di bawah kepemimpinan almarhum Prof. Dr. Sarlito Wirawan Sarwono, yang di antaranya melakukan adalah:

  1. Program Pemberdayaan Ekonomi dan Dakwah untuk para mantan narapidana terorisme (napiter) dan mantan kombatan konflik Poso & Ambon di sejumlah kota di Pulau Sumatera, Jawa, Sulawesi, dan Maluku (2011-2015);
  2. Program Pemberdayaan Ekonomi dan Psikologis (In Prison Re-education Program 1 st -3 rd ) bagi para narapidana terorisme di 14 penjara di Jawa dan Sulawesi, termasuk istri para napiter itu sendiri (2015-2018);
  3. Program Pemberdayaan Ekonomi, Psikologi dan Dakwah kepada istri eks- dan napiter di tiga area di Jawa (Disrupt Enabling Network of Terrorism, 2016-2017); Selanjutnya, program ini disebut dengan Program Ketahanan Keluarga Napiter (Family Resilience Program) (2018-2021).

Sejak 2020, Fajar dan tim DASPR juga bekeja sama dengan Ikatan Pembimbing Kemasyarakatan Indonesia (Ipkemindo) Jakarta dalam mengembangkan buku panduan dan modul yang telah diujicobakan kepada para Pembimbing Kemasyarakatan se-DKI Jakarta. Pada 2021, Fajar dan Tim DASPR juga menjadi konsultan ad hoc pada program yang dilakukan oleh Nonviolent Peaceforce di Sulu, Filipina. Pengalaman Fajar dalam urusan ekstremisme kekerasan selama 11 tahun ini telah dituangkan ke dalam 6 karya publikasi ilmiah dan 5 buku panduan di level nasional dan internasional.

Selain itu, sejak 2015, Fajar telah terlibat ke dalam 6 penelitian kajian nama dan penamaan tempat (toponimi) yang didanai oleh Universitas Indonesia bersama tim Komunitas Toponimi Indonesia. Topik toponimi yang ditekuninya adalah fenomena penamaan dan pergantian nama tempat di tengah masyarakat urban dari persepktif psikologi sosial dan kebahasaan. Terdapat sejumlah karya kolaboratif Fajar dalam 4 publiksi ilmiah dan 3 buku panduan yang diterbitkan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

Berdasarkan pengalaman menjadi akademisi, tersebut, pada 2021 Fajar juga dianugerahkan Sarlito Wirawan Sarwono Award (SWS Award) oleh Konsorsium Piskologi Ilmiah Nusantara (KPIN).

Saat ini, Fajar merupakan kandidat doktoral di Departemen Linguistik di Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya – Universitas Indonesia (FIB UI). Sebelumnya, ia menyelesaikan gelar sarjananya di Fakultas Psikologi UI pada 2011, sedangkan gelar magister diperoleh dari Departemen Linguistik FIB UI dengan predikat cum laude pada 2018.

Aktivitas lain Fajar adalah sebagai dosen tetap di Prodi Psikologi Universitas Nahdlatul Ulama Indonesia (Unusia), Ketua Kajian Keilmuan Psikologi di Unit Pelayanan dan Pengembangan Psikologi Unusia, Sekretaris di Dewan Etik Penelitian Psikologi KPIN, Reviewer di Jurnal Epigram

(Politeknik Negeri Jakarta), dan peneliti di Komunitas Toponimi Indonesia (Kotisia). Fajar dapat dihubungi melalui alamat surel: fajarerikha@daspr.org.

2019 - sekarang

Peneliti: Fajar Erikha

Supervisor: Prof. Multamia R.M.T Lauder & Dr. Frans Asisi Datang

Judul: Lanskap Odonim di Kota Bandung berdasarkan Kajian Sosio-onomastik.

2020 - sekarang

Ketua Peneliti: (alm.) Totok Suhardiyanto, Ph.D. (2020-2021); Rahmi, PhD. (2021-sekarang)

Peneliti Senior: Prof. Dr. Multamia R.M.T Lauder, Harry Susianto, Ph.D.

Peneliti: Fajar Erikha, Aditia, & Hudita Ashabuljannahti

Judul: Kajian Naratif terhadap Respons Verbal Mahasiswa pada Intervensi Psikologi Positif dalam

Masa Pandemi COVID-19

Institusi: Universitas Indonesia

2019 - 2022

Peneliti Kepala (Inggris): Harvey Whitehouse, Ph.D. (University of Oxford)

Peneliti Kepala (Indonesia): Dr. phil. Idhamsyah Eka Putra

Peneliti: Fajar Erikha, Vici Sofianna Putera, William Cahyawan, Erni Kurniati & Anggun Nadia

Fatimah.

Judul: Agama dan Moralitas

Institusi: University of Oxford dan DASPR

Jurnal, buku, bunga rampai:

Erikha, F., & Lauder, M. R. M. T. (2022). Toponimi di Jantung Kota Yogyakarta dari Perspektif Kebahasaan hingga Psikologi Sosial. Penerbit BRIN. https://doi.org/https://doi.org/10.14203/press.337

 

Erikha, F. (2021). Application of The Concept of Critical Toponymies to Street Name Changes in Bandung, Yogyakarta and Surabaya. Paradigma, Jurnal Kajian Budaya11(1), 25–41. https://doi.org/10.17510/paradigma.v11i1.373

 

Erikha, F, Lauder, M. R. M. T., & Datang, F. A. (2021). Pengembangan Sosio-onomastika di Indonesia: tinjauan kini dan potensi di masa depan. Kelasa: Kelebat Masalah Bahasa Dan Sastra16(2), 275–306. https://doi.org/10.26499/kelasa.v16i2.213

 

Cherney, A., Putra, I. E., Putera, V. S., Erikha, F., & Magrie, M. F. (2021). The push and pull of radicalization and extremist disengagement: The application of criminological theory to Indonesian and Australian cases of radicalization. Journal of Criminology, 26338076211034892. https://doi.org/10.1177/26338076211034893

 

Erikha, F., Wuryandari, N. W., Munawarah, S., & Lauder, M. R. (2021). Toponimi dan Budaya dalam Lanskap Semiotik. In U. Yuwono, F. X. Rahyono, & T. Christomy (Eds.), Semiotika: Mencerap Tanda, Mendedah Makna. Persembahan bagi Profesor Benny Hoedoro Hoed, Pembangun Fondasi Pengkajian Semiotika di Indonesia (pp. 163–180). Wedatama Widya Sastra. https://www.academia.edu/45023063/Toponimi_dan_Budaya_dalam_Lanskap_Semiotik_Toponymy_and_Culture_in_Semiotic_Landscapes_

 

Erikha, F., Rufaedah, A., Putra, I. E., & Putera, V. S. (2021). Counter Violent Extremism: A Collaboration Between The University and The Government of Indonesia. In R. Gunaratna & M. M. Aslam (Eds.), Society – State Partnership in Combatting Terrorism. Routledge. https://www.taylorfrancis.com/chapters/counter-violent-extremism-fajar-erikha-anis-rufaedah-putra-putera/e/10.4324/9781003150145-8?context=ubx&refId=15d247eb-5076-4372-8e8e-fb67cfc9dff8

 

Erikha, F., Putra, I. E., & Sarwono, S. W. (2020). ISIS discourse in radical islamic online news media in Indonesia: Supporter or opponent. In Media Controversy: Breakthroughs in Research and Practice. IGI Global. https://doi.org/10.4018/978-1-5225-9869-5.ch034

 

Erikha, F., & Rufaedah, A. (2019). Dealing with terrorism in Indonesia: An attempt to deradicalize, disengage, and reintegrate terror inmate with social psychology approach. In M. M. Aslam & R. Gunaratna (Eds.), Deradicalization in South East Asia (pp. 131–138). Routledge. https://www.taylorfrancis.com/chapters/dealing-terrorism-indonesia-fajar-erikha-rufaedah/e/10.4324/9780367817466-9

 

Rufaedah, A., Erikha, F., & Sjariati, N. T. (2019). Re-education for terror convicts: An overview of Indonesia’s experience. In R. Gunaratna & S. Hussin (Eds.), Terrorist Rehabilitation and Reintegration (pp. 130–142). Routledge. https://www.taylorfrancis.com/chapters/re-education-terror-convicts-rufaedah-fajar-erikha-nida-tsaura-sjariati/e/10.4324/9780429298523-10

 

Erikha, F. (2018). Konsep Lanskap Linguistik pada Papan Nama Jalan Kerajaan (Râjamârga): Studi Kasus di Kota Yogyakarta. Paradigma, Jurnal Kajian BudayaVol 8No 1, 38–52. https://doi.org/10.17510/paradigma.v8i1.231

 

Putra, I. E., Erikha, F., Arimbi, R. S., & Rufaedah, A. (2018). Increasing integrative complexity on convicted terrorists in Indonesia. Journal of Social Psychology and Society, 9, 35-45. http://dx.doi.org/10.17759/sps.2018090203

 

Erikha, F. (2017). Penandaan Dan Pemaknaan Teritorial di Kantin Sastra Bagi Mahasiswa Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya Universitas Indonesia. Paradigma, Jurnal Kajian Budaya7(1), 50. https://doi.org/10.17510/paradigma.v7i1.139

 

Prosiding Konferensi Ilmiah

Latipah, S., & Erikha, F. (2022). Hubungan antara Kesepian dan Adiksi Bermedia Sosial Instagram pada Mahasiswa di Masa Pandemi Covid-19. Prosiding Konferensi Nasional Psikologi Kesehatan IV 2021: Sinergi Psikologi Dan Teknologi Dalam Menyambut Era Normal Baru, 89–96.

 

Erikha, F., & Lauder, M. R. M. T. (2020). Lanskap Linguistik Sebagai Peranti Mempromosikan Pariwisata di Kota Bandung Selama Pelaksanaan Kebiasaan Baru. E-Prosiding Inusharts 2020, 182–200. https://www.academia.edu/64534347/Lanskap_Linguistik_Sebagai_Peranti_Mempromosikan_Pariwisata_di_Kota_Bandung_Selama_Pelaksanaan_Kebiasaan_Baru_Linguistic_Landscape_as_a_tool_to_promote_tourism_in_Bandung_City_during_implementation_New_Normal_

 

Erikha, F.. (2018). Geliat Aksara dan Bahasa Ganda dalam Papan Nama Jalan di Indonesia. Kumpulan Makalah Seminar Dan Lokakarya Pengutamaan Bahasa Negara. Lanskap Bahasa Di Ruang Publik: Dimensi Bahasa, Sejarah, Dan Hukum, 226–238. https://www.academia.edu/38187900/Geliat_Aksara_dan_Bahasa_Ganda_dalam_Papan_Nama_Jalan_di_Indonesia

 

Lauder, A. F., Lauder, M. R. M. T., Erikha, F., Wardany, I., & Rezeki, E. (2017). Changing place names to reflect heritage : A case study in javanese philosophy in Yogyakarta. Eleventh United Nations Conference on the Standardization of Geographical NamesJunehttps://unstats.un.org/unsd/geoinfo/UNGEGN/docs/11th-uncsgn-docs/E_Conf.105_111_CRP.111_10_Indonesia_Cultural Heritage.pdf

 

Erikha, F. (2017). Nama Jalan Baru versus Nama Jalan Lama di Kota Yogyakarta: Sebuah Penelusuran Toponomastik. Seminar Internasional Leksikologi Dan Leksikografi, 126–135. https://www.researchgate.net/publication/318340830_New_Street_Names_vs_Old_Street_Names_in_Yogyakarta_City_A_Toponomastics_Exploration

 

Erikha, F., Shomami, A., & Ridmar, Z. O. W. (2017). Dari Sabang sampai Merauke: Pendokumentasian toponimi di Indonesia melalui lagu-lagu populer. In S. Munawarah, F. Erikha, D. Adhista, & D. F. Sabil (Eds.), Prosiding Seminar Nasional Toponimi Toponimi dalam Perspektif Ilmu Budaya (Issue October, pp. 109–121). Pusat Penelitian Kemasyarakatan dan Budaya Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya Universitas Indonesia. https://linguistik.fib.ui.ac.id/wp-content/uploads/sites/46/2017/05/8.-Fajar-Erikha.pdf

 

Budiono, S., Erikha, F., & Eko Reza Pahlevi. (2016). Kajian Awal Penelusuran Hubungan Bahasa Jawa Dialek Banyumas dan Using Melalui Pendekatan Dialektologi. Seminar Internasional Migrasi Bahasa Austronesia: Melacak Proses Migrasi Bahasa Austronesia Di Indonesia, 1–10. https://www.researchgate.net/publication/308938246_Kajian_Awal_Penelusuran_Hubungan_Bahasa_Jawa_Dialek_Banyumas_dan_Bahasa_Jawa_Dialek_Using

 

Erikha, F., & Budiono, S. (2016). Evaluasi Kamus Bilingual Bahasa Using-Indonesia sebagai Upaya Pemertahanan Eksistensi Bahasa Using di Kabupaten Banyuwangi. Prosiding Seminar Leksikografi: Tantangan Leksikografis Bahasa-Bahasa Daerah Di Indonesia, 135–154. http://repositori.kemdikbud.go.id/7213/

 

Esai Populer

Erikha, F. (2021). Psikologi Terorisme dan Psikologi Nama & Penamaan (SWS Award). Buletin Konsorsium Psikologi Ilmiah Nusantara7(12). https://buletin.k-pin.org/index.php/daftar-artikel/852-psikologi-terorisme-dan-psikologi-nama-penamaan-sws-award

 

Adiningsih, H. B., Erikha, F., & Putra, I. E. (2021). Policy Brief Program Resiliensi Keluarga Narapidana Kasus Terorisme. Buletin Konsorsium Psikologi Ilmiah Nusantara7(4). http://buletin.k-pin.org/index.php/daftar-artikel/791-policy-brief-program-resiliensi-keluarga-narapidana-kasus-terorisme

Buku Panduan, Modul, dll.

Fatimah, A. N., Pataparila, A., Susanti, D. E., Kurniati, E., Erikha, F., Ahmadi, F. N., Larasati, I., Parakas, M., Sultan, N., Amalia, N. I., Alwi, P., Sari, R. F., Yanti, S., Isti’anah, T., Wijanarko, T. G., Cahyawan, W., Nugroho, W. C., Yudistira, & Rosfarita, Y. (2021). Panduan Pembimbing Kemasyarakatan dalam Proses Pembimbingan Perempuan dan Anak Tindak Pidana Terorisme. Division for Applied Social Psyhochology Research & Ikatan Pembimbing Kemasyarakatan Indonesia. https://www.academia.edu/71438378/Buku_Panduan_PK_dalam_Proses_Pembimbingan_Perempuan_dan_Anak_Tindak_Pidana_Terorisme_Preview

 

Kurniati, E., Amalia, N. I., & Erikha, F. (2021). Guide Book: A Training Manual How to Facilitate A Family Resilience Program. Nonviolent Peaceforce Philippines. https://www.academia.edu/71442700/Guide_Book_A_Training_Manual_How_to_Facilitate_a_Family_Resilience_Program_PREVIEW

 

Kurniati, E., Fatimah, A. N., Amalia, N. I., Erikha, F., Abas, N., Rahyono, S., & Widiati, Y. (2021). Modul Program Resiliensi Keluarga [The Family Resilience Program: A module for activities]. Division for Applied Social Psychology Research & Working Group on Women Countering/Preventing violent Extremism. https://www.academia.edu/71444151/Modul_Program_Resiliensi_Keluarga_Ibu_Tangguh_Keluarga_Utuh_The_Family_Resilience_Program_A_module_for_activities_

 

Amalia, D., Budiono, S., Yulianti, S., Jalbi, I., Nugroho, M., Ferdiansyah, H., & Erikha, F. (2021). Petunjuk Teknis Penelitian Toponimi Tahun 2021. Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Indonesia. https://www.academia.edu/66907439/Petunjuk_Teknis_Penelitian_Toponimi_Tahun_2021_The_Technical_Guidelines_for_Toponymy_Study_2021_

 

Bolodadi, T. U. P., Silva, A. M. da, Erikha, F., Zaman, S., Rahmawati, A., Permatasari, A., Fedrian, R., & Indarto, T. (2020). Pedoman Pembentukan Kawasan Praktik Baik Pengutamaaan Bahasa Negara di Ruang Publik. Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa, Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan. https://www.academia.edu/51031168/Pedoman_Pembentukan_Kawasan_Praktik_Baik_Pengutamaaan_Bahasa_Negara_di_Ruang_Publik_Dumi_Pratinjau

 

Cahyawan, W., Erikha, F., Adiningsih, H. B., Kurniati, E., & Putra, I. E. (2020). Panduan Analisis Uji Psikometri ‘Individual Tolerance Scale’ Division for Applied Social Psychology Research. 1) http://repository.upi-yai.ac.id/592/1/6%29%20panduan%20uji%20psikometri%20_%20tolerance.pdf 2) 2) 2) https://pdki-indonesia.dgip.go.id/detail/EC00202003612?type=copyright&keyword=Panduan+Analisis+Uji+Psikometri+%22Individual+Tolerance+Scale%22 (HAKI)

 

Erikha, F., Putera, V. S., Rufaedah, A., & Putra, I. E. (2019). Panduan Tanda Peringatan Dini Radikalisme Kekerasan Tingkat Komunitas Desa. C-Save. 1) https://www.academia.edu/44541981/Panduan_Sistem_Deteksi_and_Penanganan_Dini_Ekstremisme_Kekerasan_Tingkat_Desa

 

Erikha, F., Susanti, N., & Yulianto, K. (2018). Toponimi. Peningkatan Kompetensi untuk Pemandu Wisata Sejarah. Direktorat Sejarah. Direktorat Jenderal Kebudayaan. Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan. https://www.academia.edu/37283162/Modul_Toponimi_Kemendikbud

1.    Dwi Putri, S.Psi.

Judul penelitian skripsi: Hubungan antara Adiksi Media Sosial Instagram dan Religiusitas Remaja Akhir Mahasiswa Unusia Jakarta (2020-2021)

2.    Siti Latipah, S.Psi.

Judul penelitian skripsi: Hubungan antara Kesepian dan Adiksi Media Sosial Instagram pada Mahasiswa di Masa Pandemi Covid-19 (2021)

3.    Nikmatul Khoiriyah

Judul Penelitian Skripsi: Perbedaan Strategi Koping Stres Mahasiswa Organisasi dan Non-Organisasi di Unusia Jakarta (2021)

Dr. Fajar Erikha, S.Psi., M.Hum.,

Deputi Direktur

Konsultan Senior

Nasir Abas

Konsultan Senior

Email: mohamadnasir69@gmail.com

Nasir Abas, is an Indonesia’s public figure and a partner of Detachment 88 (Anti-Terror) Indonesian National Police since 2003 to discover the link of terror groups and as a resource person for Government Anti-Terror Body (Badan Nasional Penanggulangan Terorisme – BNPT) to give a peace speech counter violent extremist to the public, and involved in government program either Deradicalization or Counter Radical. Others government institution as well as Social Ministry, Directorate General Correction, Religious Ministry and Military did involve him in such formal meetings to counter terrorisme. He wrote books and articles in newspaper, and has been interviewed by many journalist either from Indonesia or from different countries. Nasir Abas also active giving lectures in universities, especially in Training Centre named Jakarta Centre for Law Enforcement Cooperation (JCLEC).

As a former member of radical group, Nasir Abas used to study at Military Academy of Afghanistan Mujahideen (1987 – 1990), graduated on 1990. Previously, he has joined Indonesia Islamic State (Negara Islam Indonesia - NII) and Al-Jamaah Al-Islamiyah (JI) group, has ever been an Instructor of Weaponry in Military Academy of Afghanistan Mujahideen (1990-1993), a chairman of Hudaibiyah Training Camp in Mindanao, The Philippines (1994-1997), and since 2001 a chairman of Mantiqi III JI in Southeast Asia until he left JI in 2003.

2005, Membongkar Jamaah Islamiyah (Unveiling Jamaah Islamiyah)

2007, Melawan Pemikiran Aksi Bom (Againts the Bomb Ideas)

2009, Memberantas Terorisme, Memburu Noordin M.Top (Clearing the Terrorism, Hunting Noordin M.Top)

2011, Kutemukan Makna Jihad (I found the Meaning of Jihad)

2012, Jauhkan Aku Dari Terorisme (Put me away from Terrorism)

Nasir Abas

Konsultan Senior

Mitra Kami